Bunga Pertama Kopi Arabika di Kebun Kedhana Kedhini Coffee

Kedhana Kedhini Coffee - Sudah cukup lama kami membayangkan punya kebun kopi, bisa menikmati kopi hasil dari kebun sendiri. Tidak sampai menjual dengan hasil banyak dan berlimpah, kami dapat menikmati kopi panenan sendiri saja sudah sangat menyenangkan (sepertinya). Ya, masih dalam angan-angan dan embel-embel sepertinya. Karena baru satu tahun lebih kopi arabika kami tanam di kebun samping rumah kami. Judul artikel Bunga Pertama Kopi Arabika di Kebun Kedhana Kedhini Coffee ini semoga menjadi pertanda baik untuk kebun kopi kami.

bunga pertama kopi arabika Banjarnegara
bunga pertama kopi Arabika di kebun Kedhana Kedhini Coffee

Bunga Pertama Kopi Arabika

Kami yang awam soal pertanian kopi memberanikan diri untuk mengganti tanaman salak pondoh yang harganya sedang menurun drastis, digantikan tanaman kopi arabika yang kami idam-idamkan sejak lama. Cukup berat meyakinkan orang tua kami untuk beralih dari tanaman salak pondoh ke kopi, namun akhirnya kesadaran itu muncul tiba-tiba di tahun 2020. Kopi arabika yang kami tanam sudah setahun lebih ini, akhirnya memunculkan bunga pertamanya. Tentu saja ini sangat menggembirakan kami, kami yang masih awam perihal budidaya tanaman kopi arabika, hanya bisa mencari informasi melalui youtube, blog, dan juga tanya ke beberapa petani kopi yang sudah senior.

Menanam Kopi Bermodal Nekat

Ya, kami nekat.... kami belum punya pengalaman sedikitpun tentang menanam kopi. Namun kami yakin bahwa setiap kali menanam dengan penuh keyakinan dan ketulusan dalam merawat tenaman, tentu tanaman tersebut akan memberikan hasil terbaiknya. Kadang kami seperti orang gila yang ngobrol dengan pohon kopi, kami terlihat aneh oleh tetangga dan orang yang lalu lalang di depan kebun kami. Kami sering mendapat saran untuk menggunakan pupuk A, B, C, hingga Z, yang pada akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan pupuk alami. Dengan kotoran kambing, kemudian menggunakan pupuk cair hasil produksi kami sendiri. Semua ini bermodal nekat! hanya dengan modal keberanian, ditambah dengan asupan informasi baik dari youtube, blog, dan orang-orang terdekat kami, kami menyerap banyak informasi dan kami sortir untuk di eksekusi pada tanaman kopi kami.

Pupuk Cair Dari Limbah Rumah Tangga

Sebelum menanam kopi, kami sudah beberapa kali membuat pupuk cair sendiri untuk tanaman hias di pot sekitar rumah. Namun saat ini membuatnya lebih banyak dan berharap lebih baik hasilnya daripada yang sebelum sebelumnya. Membuat pupuk cair pun kami hanya bermodal melihat tutorial di youtube dan membaca di internet saja. Beberapa bahan yang kami gunakan untuk membuat pupuk cair seperti: air beras, cangkang telur, sisa sayuran yang tidak layak dimasak, sisa kopi, sisa teh, gula, kulit buah-buahan, dan lain sebagainya.

tanaman kopi arabika Banjarnegara
kopi arabika Banjarnegara

Bunga pertama kopi arabika di kebun kami semoga menjadi pertanda baik untuk kami ke depannya. Semoga kami menemukan lagi guru-guru baik untuk membimbing kami memproduksi biji kopi yang baik untuk dikonsumsi. Semoga kopi yang kami tanam bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitar kami dan banyak orang.

Terimakasih sudah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca tulisan kami ini. Jangan lupa ikuti beberapa sosial media kami yaitu di:

Facebook: Kedhana Kedhini Coffee

Instagram: @kedhanakedhinicoffee

Twitter: @blogkopi

Youtube: Kedhana Kedhini Coffee


Posting Komentar

0 Komentar